Evolusi Computer Network Menuju Human Network


Dahulu kala, komputer hanya berdiri sendiri, tanpa teman, tanpa kawan dan untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya digunakan media magnetic tape, atau yang lebih dikenal dengan disket atau removeable storage lainnya. Cara untuk memindahkannya yaitu, pertama-tama save pekerjaan pada hard disk, lalu pindahkan pekerjaan itu kedalam disket. Kemudian marilah kita berolah raga dengan berlari-lari dengan membawa disket itu menuju komputer tujuan.
Jika masih dalam satu bangunan, hal itu tidak akan menjadi masalah, namun apa jadinya kalau komputer tujuan ada di luar kota atau bahkan di luar negri? hahaha… siapkan otot-ototmu tuk berlari lintas kota, lintas negara, tapi sudah pasti tidak ada orang yang sebodoh itu tuk melakukannya, karena ada jasa pak pos atau bisa juga dengan pergi sendiri dengan kendaraan.

Masalah yang tibul adalah, hal tersebut sangat tidak efisien bukan? untungnya kita telah hidup di zaman yang lebih maju, dimana perpindahan data dari komputer satu ke komputer lainnya dapat dilakukan dengan mudah, karena telah dikenal sebuah istilah, istilah tersebut yaitu Computer Network (Jaringan Komputer).

Computer Network adalah dua atau lebih komputer yang saling terhubung dan dapat saling berkomunikasi, sehingga pertukaran data dapat dengan mudah dilakukan. Computer Network semakin lama semakin berkembang, dan cakupannya pun semakin luas. Sekarang Internet merupakan Computer Network yang terbesar karena dengan Internet, komputer yang ada di Bumi dapat saling berkomunikasi, baik itu hanya sekedar pertukaran data berupa teks, gambar, suara, video bahkan aksi-aksi pada suatu game. Melihat hal seperi ini bukan tidak mungkin nantinya Computer Network lintas planet dimana server disimpan di planet A untuk menghindari serangan-serangan dan client yang ingin mengaksesnya berada di Bumi.

Seiring perkembangan pada Computer Network, terjadi juga perubahan dalam network tersebut, pada awalnya hanya komputer-komputer saja yang saling terhubung, namun sekarang network ini menjadi lebih personal, dimana bukan hanya komputernya yang terhubung namun orang-orang di depan komputer tersebutlah yang saling terhubung. Berkenalan melalui dunia maya, obrol-obrol ngalor ngidul, gosip-menggosip, sampai hal paling serius pun seperti diskusi ilmiah dan penelitian terjadi di dalam network tersebut. Dengan pergeseran seperti ini maka munculah istilah baru yaitu Human Network (Cisco menyebutnya seperti itu).

Dengan Human Network ini, interaksi antara si A dan si B atau dengan si C sampai si Z menjadi tidak terbatas, tidak memandang letak geografis. Pada awalnya Human Network ini hanya sekedar chatting di MIRC atau milis, sekarang semakin berkembang dengan adanya Social Network (frienster, myspace, facebook, hi5 , dll) lalu Instant Message (YM, Live Messenger, GTalk, AIM, dll) membuat Human Network pun semakin “intim”. Keberadaan Human Network seperti ini harus disikapi dengan bijak, karena kita tidak akan bisa menolak keberadaannya namun kita juga tidak boleh menerima dengan pasrah, karena Human Network ini tetap memiliki sisi negatif.

Kini Human Network telah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan jadikanlah keberaannya menjadi sumber kemajuan umat manusia menuju kehidupan yang lebih baik.

thanks to and inspired by:
– Irfan Setiaputra