Pengujian Ketahanan Keyboard Phontic


Beberapa minggu lalu saya mau untuk mencoba melamar sebagai reviewer hardware di sebuah majalah komputer.. karena syarat dari lowongan itu, harus membuat sebuah tulisan hasil me-review hardware.. hmm.. bingung juga ya harus mereview apa… teringat sebuah keyboard yang ada di “pemakaman” hardware bekas saya masih ada sebuah keyboard yang masih berfungsi. Saya simpan keyboard itu di “pemakaman” karena kebetulan pada saat itu saya punya sedikit uang dan lagi mau ganti keyboard. Jadi sebenernya keyboard itu bener-bener masih berfungsi 100%..😀

Merek keyboard itu Phontic buatan China, dibuat tahun 2005. Tipe dari keyboard itu standard aja, dengan 107 key dan interface-nya PS/2. Sebelum memulai pengujian, saya memperhatikan keyboard itu.. hmmm.. klo saya pikir-pikir, ternyata keyboard punya fungsi lain selain sebagai alat input komputer…

yups, keyboard bisa dijadikan sebagai alat tuk menyimpan kartu-kartu.. hahahaha… jadi klo punya keyboard bekas, jangan langsung dibuang, jadikan saja keyboard itu tuk menyimpan kartu-kartu nama kerabat..😀

Kembali kepermasalahan, saya melakukan pengujian itu pada tanggal 3 Maret 2008 dan selesai sampai penulisan dan lain-lain pada tanggal 6 Maret 2008. Cukup lama juga ya, 3 hari. Menghabiskan waktu selama 3 hari karena harus beberapa kali mengeringkan keyboard. Lhoo koq dikeringkan????? bingung ya??? makanya baca terus pengujian ini.

Penujian terdiri dari 5 jenis yaitu:

  1. Pengujian fungsional, keyboard diuji secara biasa, keyboard dicoba digunakan sebagai mana fungsinya, dicoba ketik-mengetik.
    Hasil dari pengujian ini, keyboard terasa cukup keras tuk digunakan dan apabila digunakan untuk mengetik secara secara sepat, agak sulit.
  2. Untuk pengujian yang kedua, tombol-tombol di keyboard dicabut 5 buah dan dilakukan beberapa aksi pada ke-5 tombol itu.
    • tombol pertama: digosok dengan minyak kayu putih
    • tombol kedua: digosok dengan thinner
    • tombol ketiga: digosok dengan batu
    • tombol keempat: digaruk dengan kuku
    • tombol kelima: digosok dengan ujung jari

      Tujuan dari kelima aksi itu adalah menguji ketahanan cetakan karakter yang ada pada tombol tersebut. Hasilnya, pada tombol pertama dan kelima, cetakan karakter masih ada dan tidak ada perubahan apa pun. Pada tombol kedua, cetakan karakter sedikit hilang, kemungkinan karena sifat thinner yang mudah menguap sehingga sebelum thinner menghapus seluruh cetakkan, thinner telah habis menguap. Pada tombol ketiga dan keempat, seluruh cetakkan terhapus dan parahnya pada tombol ketiga, permukaan tombol tergores parah.

    • Hmm.. pengujian ini yang aga sedikit hardcore. hehehehe.. pengujian dilakukan dengan mejatuhkan keyboard dari meja komputer dengan ketinggian sekitar 1 meter. Walau aga hardcore, tapi hal ini sering terjadi bukan pada keyboard? Ketika jalan dekat meja komputer tidak sengaja menyenggol keyboard dan.. BRAK!!!.. keyboard telah tergeletak di lantai.
      Hasil dari pengujian ini, hanya ada satu baut dari keyboard yang lepas, namun keyboard masih berfungsi dengan semestinya.
    • Klo pengujian yang ini lebih parah lagi karena saya dengan sengaja menyiramkan air bersih ke atas keyboard.. hahahaha… aneh?? ga juga koq, biasa kan orang yang bekerja dengan komputer sering menaruh minumannya di meja kerjanya, dengan demikian kemungkinan terjadinya tumpahnya air minum tersebut ke atas keyboard sangan mungkin terjadi bukan? Pada pengujian ini saya tuangkan 1 botol air bersih, saya menuangkan 1 botol untuk memastikan seluruh keyboard terkena air.
      Hasilnya, setelah keyboard saya keringkan dengan bantuan kipas angin selama semalam, untuk memastikan tidak ada air pada keyboard, dan keyboard dipasang di komputer.. huplaaa…. keyboard masih berfungsi dengan baik. Semua tombol berfungsi dan kelebihan dari pengujian ini adalah, keyboard menjadi lebih bersih.. hahahaha..😀 (klo tidak punya keyboard cadangan, jangan coba-coba melakukan pengujian ini)
    • Inilah pengujian terakhir, hmmm.. tidak jauh beda dengan pengujian nomor 4 di atas, namun pada pengujian ini saya menggunakan air kopi. Mengapa menggunakan air kopi? karena tumpahnya air kopi di atas keyboard sangat mungkin terjadi terutama bagi orang-orang yang bekerja dengan komputer sampai larut malam dan selain itu, saya juga ingin membuktikan apakah ada perbedaan antara air dengan air kopi apabila tumpah di atas keyboard karena pada air kopi, terdapat zat terlarut di dalamnya.
      Hasil dari penuangan air kopi ini yaitu setelah dikeringkan air kopi tersebut, keyboard mesih memiliki aroma kopi yang cukup tajam dan tombol-tombol terasa lengket. Lalu ketika dipasang keyboard pada komputer terdengar “BEEP” dari motherboad.. apa apa gerangan??? tapi belum terjadi apa-apa. Ketika saya tekan tombol windows pada keyboard, tiba-tiba komputer langsung shut down.. woww.. keren juga bisa shut down sendiri. Saya nyalakan komputer kembali, berhasil masuk ke windows namun kembali ketika ditekan sembarang tombol pada keyboard, lagi-lagi komputer shut down.
      Lalu saya berfikir mungkin karena masih ada kopi yang menempel pada keyboard (karena keyboard terasa lengket) jadi saya putuskan menyiram keyboard dengan air bersih hingga tidak lengket dan mengeringkan kembali keyboard. Setelah keyboard kering saya pasang kembali keyboard dan ternyata hasilnya masih sama, komputer shut down ketika saya menekan sembarang tombol, dan ini terjadi beberapa kali. Berdasarkan hasil ini, saya ambil putuskan bahwa keyboard telah RUSAK!!!..😀

    Dapat disimpulkan dari pengujian ini yaitu keyboard dapat rusak apabila terkena tumpahan kopi, namun hasil ini tidak 100% pasti karena pengujian dilakukan dengan segala keterbatasan, dan parameter uji pun sangat terbatas. Namun walau demikian, hasil pengujian ini layak jadi pertimbangan karena pengujian ini 100% FAKTA!

    Dan terakhir pesan dari saya, seperti yang saya tulis atas, jangan coba-coba lakukan ini pada keyboard yang anda sedang pakai dan anda tidak punya keyboard cadangan karena akan sangat menyebalkan apabila keyboard anda rusak dan tidak ada gantinya.. hehehe..😀

    4 thoughts on “Pengujian Ketahanan Keyboard Phontic

    1. … ah pengujian no 5 jangan di keringin dulu dar…. dah coba di bongkar keyboardnya??.. sapa tau ada sisa bubuk kopi nempel di lembaran.. !? apa itu yg kya plastik tapi ada alur2 yg kaya di papan pcb itu lho ….coba plastiknya dilepas bersihin trus pasangin lagi tuts2 keyboardnya kayanya balik lagi normal deh..

    2. Itu keyboard yg tertumpah kopi jarang sekali terjadi,..hanya orang-orang yg sudah terlalu lamur matanya sehingga lupa antara batasan meja kosong dan tempat menyimpan keyboardnya,..hehehehe…mungkin juga sudah terlalu lelah sehingga lupa antara mana mulut mana keyboard🙂 – tapi kalo bahannya waterproof,..boleh aja kali sekalian ngetikna dalam air(sambil merendam tangan dalam air hangat)-sekalian terapi.

    3. @devas39..
      owwhh bgitu ya? nanti coba di cek lg deh dlmannya tuh keyboard.. thx buat masukkan

      @reza..
      hehehe… namanya kecelakaan bro, wlw jarang tp bisa terjadi.. hahaha..

    Komentar ditutup.