Pandangan Haidar Mengenai UU ITE


Sejak tanggal 1 April 2008, telah diberlakukan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau lebih dikenal dengan UU ITE di negara Indonesia tercinta ini. Tujuan dari undang-undang ini tidak lain untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif dari pesatnya pertumbuhan teknologi informasi di Indonesia. Bagi saya tujuan dari pemberlakuan dari undang-undang ini sangat baik, setidaknya dengan pemberlakuan ini, ada sebuah landasan hukum untuk menjerat tindakan-tindakan kriminal di dunia maya.

Sebenarnya saya baru baca isi dari undang-undang ini tiga hari lalu (5 April 2008), satu per satu pasal saya baca dan saya coba pahami. hmmm.. jujur saja ada beberapa kalimat dalam pasal-pasal dari undang-undang tersebut yang sulit dipahami sehingga saya membutuhkan beberapa kali membacanya untuk memahami isi pasal tersebut. Saya tidak mengerti apakah saya yang tidak dapat membaca pasal-pasal itu atau memang itulah gaya bahasa dalam undang-undang? Mungkin perlu diskusi dengan pakar hukum dan pakar bahasa untuk membahas gaya bahasa yang digunakan dalam undang-undang, tapi dalam tulisan ini saya tidak akan membahas masalah penggunaan bahasa yang digunakan pada undang-undang tersebut.

Setelah membaca seluruh pasal pada undang-undang tersebut, saya memfokuskan bacaan saya pada hal-hal yang tidak boleh dilakukan, yaitu pada Bab VII dari pasal 27 hingga pasal 37. Pasal 27 berbunyi

(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.
(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.
(4) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman.

Ayat pertama dari pasal ini membahas masalah larangan untuk konten yang berhubungan pelanggaran norma kesusilaan dan menurut saya itu adalah pornografi atau porno lainnya. Pada ayat 1 ini, yang saya tidak pahami adalah sebatas apa pelanggaran kesusilaan itu? Karena pada penjelasan undang-undang tersebut dikatakan “cukup jelas”. Bukan saya pro terhadap porno-porno-an, namun menurut saya penjelasan pada ayat ini dibutuhkan, sebatas apa yang telah melanggar kesusilaan.

Sebagai contoh, saya telah mendapati sebuah situs kesehatan pada situs itu membahas masalah kanker payudara. Pada pembahasannya ditampilkan gambar seorang wanita tanpa busana atas yang sedang memperagakan pemijatan untuk mendeteksi apakah pada payudaranya terdapat kanker atau tidak. Yang jadi pertanyaan saya, apakah situs kesehatan tersebut telah melanggar UU ITE ini? karena dengan jelas terlihat payudara sang wanita tersebut.

Masih membahas pasal 27 ayat 1, lalu apabila seperti itu undang-undangnya, bagaimana cara penerapannya? apakah semua jalur informsi di internet akan di filter semua? bahkan sampai email-email pribadi pun difilter? Jika memang akan dilakukan filter terhadap semua informasi yang melalui internet bagaimana caranya segitu banyak informasi yang datang dan semuanya difilter, memang hal itu bisa saja, namun saya yakin akan membutuhkan biaya, tenaga dan waktu yang sangat besar pula dan menurut saya itu tidak akan efektif. Kemudian apakah benar nanti filter informasi-informasi akan tepat sasaran? Lalu jika sampai email pribadi difilter juga, apakah hal itu tidak mengganggu privasi seseorang?

Jadi menurut saya undang-undang ini masih sangat blur untuk menuju ke sasarannya, apalagi jika benar-benar melakukan filter terhadap informasi. Sebenarnya masih ada beberaa yang ingin saya bahas mengenai UU ITE ini, namun saat ini sudah cukup larut dan saya juga sudah mengantuk, mungkin pembahasan selanjutnya akan dibahas pada tulisan saya selanjutnya. Nantikan saja pembahasannya selanjutnya karena saya pasti akan melanjutkan pembahasan mengenai UU ITE ini.

download UU ITE

One thought on “Pandangan Haidar Mengenai UU ITE

Komentar ditutup.