10 Hari di Kesatrian Gatot Subroto, Group 1 Kopassus (part 3)


Sekarang bagian ketiga dari cerita 10 Hari di Kesatrian Gatot Subroto.  Saya akan menceritakan kegiatan lagi disini, yaitu Bermain dengan tower (flying fox, titian tali dua dan rafting), latihan tembak dan lempar pisau & kapak, navigasi darat, HTF (How To Fight Fighter) dan caraka malam. Yang pasti kegiatannya seru semua dan tentunya dilengkapi dengan berbagai hukuman, yaaa paling ga jungkirlah…😀 .

Tower
Kegiatan di atas tower yaitu flying fox (peluncuran), titian tali dua, dan raffling. Tapi karena kondisi cuaca yang TTH (Tiba-Tiba Hujan), saya hanya melakukan dua kegiatan, flying fox dan titian tali dua. Sayang banget padahal mau banget coba raffling. Di titian tali dua saya ada sedikit masalah, tiba-tiba tali pegangan mendorong saya dan alhasil ngegantunglah saya di tali. entah kenapa tali itu bisa tiba-tiba ngedorong, mungkin karena sewaktu penyebrangan, terlalu banyak orang di atas tali (kalo ga salah ada 5 orang). Karena jatuh, saya dapet bonus jungkir.. hehehehe.. lumayan pusing dapet hadiah jungkir.

bikin harness dari long sling
bikin harness dari long sling
bikin yang bener ya.. safety first
bikin yang bener ya sebelum naek ke tower.. safety first
meluncurrrr.......
meluncurrrr.......

raffling...
raffling...
pegangannnn...
pegangannnn...

Pada kegiatan rafling, ad sedikit kecelakaan, yaitu ada seorang ce yang jilbabnya nyangkut di figure eight descender. Entah kenapa, padahal pelatih sudah bilang, bagi yang memakai jilbab, jilbabnya HARUS dimasukkan kedalam baju, tapi tiba-tiba ce itu (maaf saya lupa namanya) Siswa Siti jilbabnya tersangkut. Dengan sigap pelatih Khusus langsung melakukan penyelamatan. Pelatih, YOU ARE ROCK!!!

go pelatih. go..!!!!
go pelatih. go..!!!!
go..go..go...
go..go..go...

Lempar Pisau, Kapak dan Menembak
Kegiatan lempar pisau, kapak dan menembak dijadikan satu sessi latihan, seluruh peserta diklat dibagi menjadi dua kelompok, ada yang diawali dengan lempar pisau & kapak, ada juga yang menembak terlebih dulu. Saya mendapat kesempatan lempar pisau & kapak terleih dahulu. Kegiatan lempar-lempar ini juga kurang sukses, dari 3 pisau dan 3 kapak yang diberi (kalo ga salah) hanya 1 pisau dan 2 kapak yang menancap disasaran, ternyata susah juga ya.. hehehe.

SS1
SS1
berbagai variant ss1
berbagai variant ss1

Lalu kegiatan menembak, kami menembak dengan menggunakan senjata laras panjang SS1 (Senapan Serbu 1) buatan pindad dan dengan peluru tajam sebanyak 3 butir. Dari tiga butir peluru, hasilnya tidak memuaskan, saya hanya mendapat nilai 4 (3-1-0). Nahan senapan yang berat dengan tangan kiri sangat susah, padahal sebelum narik picu, bidikan sudah tepat sasaran. Dan itu adalah pengalaman pertama saya memegang senjata api beneran dengan peluru asli, oh ya yang hebatnya lagi, suara ledakan ketika peluru meluncur keluar, sangat luar biasa, membuat telinga mengiang-ngiang.

latihan tembak dengan SS1
itu saya dengan SS1

Navigasi Darat
Selanjutnya navigasi darat, sayadilatih membaca arah kompas. Jadi tugas yang diberikan adalah peserta diberikan sudut-sudut kompas, kemudian menentukan patok mana yang ditunjukan arah kompas itu. Pada latihan pertama, saya dan teman sekelompk berhasil mendapatkan lokasi-lokasi patok dengan tepat dalam waktu yang singkat, namun ketika keduakalinya dengan tim yang berbeda kami gagal mendapatkan patok yang benar, sebenernya saya sudah mendapatkan patok yang benar namun teman saya mendapatkan patok yang berbeda, namanya kebersamaan dan hasil voting, jadi kami memilih patok yang salah. hehehehe.. dapatlah jalan jongkok.

hayoo patok mana yg bener
hayoo patok mana yg bener
liat yang bener ya kompasnya...
liat yang bener ya kompasnya...

HTF (How To Fight Fighter)
Ini adalah kegiatan hari terakhir. HTF adalah serangkaian rintangan yang harus dihadapi, rintangan berupa kegiatan yang telah diberikan.

pengarahan sebelum melakukan HTF
pengarahan sebelum melakukan HTF

HTF yang kami dapat di Group 1 terdiri dari

  • Titian tali dua, namun kali ini menyebrangi sungai dan saya sukses tanpa terjatuh.
  • Turun bukit menggunakan tali (saya lupa namanya).
  • Rayapan tali satu, ini gampang-gampang susah, susahnya dada sakit banget karena harus diseret diatas tali tambang.
  • Jaring pendaratan, melewati rintangan jaring, tidak terlalu sulit.
  • Flying fox
  • Lempar pisau dan kapak, tapi kali ini 5 pisau dan 5 kapak dan saya juga tidak sempurna, ada beberapa yang lolos sehingga dapet (lagi) hadiah jungkir.
  • Gulung kabel, hehehe namanya gulung kabel tapi kegiatannya itu mengelindingkan ban truk yang cukup besar dan berat.

menyeberangi sungai dengan tali
menyeberangi sungai dengan tali
panjat jaringnya....
panjat jaringnya....

Cape banget setelah melewati rangkaian kegiatan itu.. apalagi cuaca lagi panas-panasnya… Segelas air akan sangat menyegarkan.

Caraka Malam
Caraka malam adalah menyampaikan suatu pesan secara lisan kepada orang yang telah ditentukan. Di titik awal diberi tulisan yang harus dibaca dan dihafal ga bole ditulis. Lalu dari harus menyusuri rute yang telah ditentukan dimana pada jarak tertentu ada pos-pos yang memberikan gangguan serta belum lagi ada hantu-hantuan semacam pocong-pocongan yang dipasang di sepanjang perjalanan. Tapi kata teman saya sih hantu benerannya muncul, klo saya sendiri ga tau ya, ga ngerasa apa-apa, saya cuma ngerasa ada sesuatu yang mengikuti di belakang, entah itu sosok jin ato pelatih, tapi saya yakin saja, yang ngikutin saya itu ingin ngelindungi saya dari hal-hal yang ga neak. Trus satu lagi yang membantu saya, yaitu pandangan mata saya klo di tempat yang gelap memang kurang bagus jd hal-hal yang aneh (untungnya) ga jd perhatian karena tuk memperhatikan jalan saja agak susah.

Di caraka malam ini, pos yang paling saya benci adalah ketika harus nyebur ke kubangan.. lagi-lagi badan basah dan bau. Sepanjang caraka malam, sebeneranya saya kedinginan apa lagi setelah sampai pos terakhir setelah menyampaikan pesan, disuruh tidur di alam terbuka dengan baju dan celana basa + lumpur di dalam sepatu. Alhasil menggigillah badan ini. tapi semua bisa diatasi, beberapa jam kemudian disuruh bangun dan kembali ke tenda.

itulah sedikit cerita di kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama 10 hari, kegiatan itu semua dilakukan di hari berbeda, tapi masih ada cerita lainnya, nantikan terus di http://www.haidarahmad.tk

7 thoughts on “10 Hari di Kesatrian Gatot Subroto, Group 1 Kopassus (part 3)

  1. Woi om haidar..
    kawan kita yg troble saat raffling namanya SIswa Siti, pelatih yg melakukan penyelamatan namanya Pelatih Khusus

    Caw

  2. Hadir siswa Siti..
    Konfirmasi dikit, pelatih sebelumnya gak ngasih tau supaya jilbabnya dimasukin, Brur… hehehe
    anyway, nice post…
    aku jg pernah bahas tentang hari2 di kopasus tapi di facebook. and now my facebook dah diincative. hehehe…
    salam kenal.

    1. itu kami dilatih dalam rangka semapta yaitu diklat mental dan disiplin sebagai salah satu program dalam penerimaan pegawai PT PLN (Persero)

Komentar ditutup.